KANDUNGAN POKOK AL-QUR’AN
Khoirul Azharudin
NIM: B73218092
Kelas: B2
Dosen Pengampu :
Prof.Dr. Moh. Ali.
Azis M. Ag
Asisten Dosen :
Ati’ Nursyafa’ah M.Kom.I
Baiti
Rahmawati,S.Sos
BIMBINGAN
KONSELING ISLAM
UIN SUNAN AMPEL
SURABAYA
2018
KATA
PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim…. Assalamualaikum Wr. Wb.
Pujisyukur
kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat, serta taufik dan hidayah-Nya sehingga makalah yang berjudul Kandungan Pokok
al-Qur’an dapat disusun dengan baik dan lancar.
Makalah ini disusun oleh penulis sebagai media
pembahasan singkat tentang kandungan pokok al-Qur’an sebagai pedoman singkat dalam
belajar al-Qur’an yang bersumber dari beberapa referensi.
Tak lupa, penulis mengucapkan banyak terimakasih
kepada Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag, selaku dosen pembimbing mata kuliah Study
Al-Qur;an yang telah berkenan berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman beliau
kepada semua mahasiswa/i. Dan kepada Ibu Ati’ Nursyafa’ah M.Kom.I dan Ibu Baiti Rahmawati,S.Sos.selaku asisten dosen mata kuliah ini.
Semoga, makalah yang
telah disusun dapat memberikan manfaat serta membantu mahasiswa/i dalam mencari
informasi dan tentunya berguna bagi pembaca lainnya.
Surabaya, 09
September 2018
Penyusun.
DAFTAR ISI
Kata Pengantar………………………....…….i
Daftar Isi…………………………………....iii
Beberapa Pendapat Tentang Pokok Pokok
Kandungan Al-Qur’an…………….……....1
Kesimpulan…………………....……….......29
Daftar Pustaka
Beberapa
Pendapat Tentang Pokok-Pokok Kandungan Al-Qur’an
Al-Qur’an
diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW adalah untuk pegangan hidup
untuk umat manusia, karena di dalamnya terkandung petunjuk-petunjuk untuk
mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Al-Quran di turunkan bukan
hanya untuk satu umat atau dalam tempat dan masa tertentu saja, melainkan di
turunkan untuk seluruh umat manusia[1].
TIDAK ada sebutan
yang tepat untuk al-Qur’an, karena segala sesuatu terkait dengan nya. Ketika
al-Qur’an di katakana sebagai al-Syifa’ (obat), tepatnya al-Quran tidak
saja sebagai obat. Ia bukn sekedar tulisan (al-Kitab) bacaan (al-Qur’an),
pembeda antara yang benar dan salah (al-Furqan), petunjuk (al-huda),
kitab yang di turunkan (al-Tanzil), dan sebagainya, melainkan perpaduan
dari semua, al-Qur’an adalah multi fungsi.[2].
Allah telah
memberikan keterangan-keterangan dalam al-Qur’an tentang segala sesuatu yang di
perlukan manusia baik mengenai urusan dunia maupun urusan akhirat, untuk semua
umat manusia dalam waktu kapan dan dimana saja mereka berada, karena hukum
al-Qur’an tetap berlaku fleksibel dan elastis untuk segala masa dan tempat[3].
Berikut
ini beberapa pendapat dari ilmuan mengenai isi kandungan al-Qur’an:
1.
Labibus Sa’id –
dalam bukunya “Al Jami’us Shoutil Awwalil Qur’anil Karim” mengemukakan sebagai
berikut: al-Qur’an itu hakikat sejarah nya benar-benar terjadi dan tersiar. Ia
menumbuhkan banyak keanehan yang memenuhi kebutuhan manusia, yaitu berita
tentang beberapa hal yang berkenaan dengan syar’iyyah, moral, akal, fisiologi,
ilmu astronomi, manusia, estetika, ilmu terapan. Dari sinilah banyak
menghasilkan ahli-ahli pengobatan, para orator, serta para ahli ilmu qiro’ah,
nahwu, balaghoh, usul fiqih, dan logika[4].
2.
Abul A’la Al
Maududi – di dalam kitabnya “Mabadi’ Asasiyah Lifahmil Qur’an”. Al-Quran
membicarakan tentang berbagai planet-planet, bagaimana menciptakan nya,
membicarakan tentang manusia. Ia juga menjelaskan berbagai persolaan dan
masalah di luar alam nyata (metafisika) dan masih banyak lagi tentang kandungan
al-Qur’an[5].
3.
Moenawar Kholil –
dalam bukunya : “Al-Qur’an dari masa ke masa” Al-Quran di turunkan oleh Allah
adalah agar di jadikan pedoman hidup bagi umat manusia, oleh sebab itu Al-Qur’an
berisi berbagai ilmu; ilmu Ketuhanan (Theologi), sejarah, riwayat tentang zaman
purbakala, sosiologi, ekonomi, ilmu politik, peperangan. semakin membuktikan
jika al-Qur’an adalah suatu kitab yang menjadi sumber ilmu pengetahuan[6].
4.
Abu bakar aceh
dalam bukunya “sejarah Al-Qur`an” mengemukakan tentang isi kandungan al-Qur`an
diantaranya, al-Qur`an adalah sumber segala pelajaran dan pengetahuan. Ilmu
Pengetahuan yang terkandung dalam al-Qur`an tidak akan habis di timba oleh para
ahli fikir dan penyelidik keanehan al-Qur`an. Isi Al-Qur`an yang sesunguhnya
hanya allahlah yang mengetahui. Ia bersifat universal, apa yang dicatatnya
tersedia didalamnya, kalau abad ini sudah banyak penemuan ilmu pengetahuan,
tapi sangat mungkin sekali hari esok tumbuh hal-hal yang lebih baru, sekalipun
seakan-akan berlomba lomba membuka tabir keajaiban dunia. Jika meninjau kembali
kedalam al-Qur`an, pasti sindiran atau dasar kearah penyidikan itu telah dibayangkan
pada abad yang telah lalu olehnya, sebenanya tidak ada yang baru, hanya kita
saja yang belum mengetahunya dan tidak ada yang aneh, hanya manusia iu belum
mendapatkannya[7].
Keberadan al-Qur’anul karim adalah meluruskan akidah dan
tidak menghendaki kemungkinan adanya pertentangan dan keraguan ketika terjadi
kaidah-kaidah ilmu pengetauan atau pada saat kaidah-kaidah itu mengikuti hasil
penemuan baru yang merobohkan pemikiran lama yang meragukan, al-Qur’an selalu
mendorong kepada umat islam untuk
mendalaminya guna meraih kemajuan jaman, sebab ia selalu memperbaharui
cara untuk memperoleh penemuan-penemuan baru dan sarana-sarana pengajaran untuk
umat manusia[8].
Itulah keberadaan dan kebesaran al-Quran dengan berbagai
isi yang terkandung di dalamnya yang telah di tunjukkan oleh al-Qur’an sendiri,
di samping itu para orientalist barat yang telah mengadakan penelitian secara
obyektif, mereka pun telah menyatakan dan mengakui kebenaran kewahyuan
al-Qur’an;
1.
Dr. Maradres
dari perancis menyatakan sebagai berikut : Adapun cara-cara penyusunan
al-Qur’an itu sesungguhnya adalah cara-cara susunan (metode) ke-Tuhanan yang
Maha Menjadikan, Maha Mulia, dan Maha Tinggi. Maka sesungguhnya
metode ini mengandung segala keadaan yang ada dan metode ini keluar dari
padanya, tidak lain melainkan metode ke-Tuhanan.
Bahwa perasaan keragu-raguan
tentang Wahyu ke-Tuhanan yang diterima oleh Muhammad, itu sengaja ada di
dapati dalam kalangan mereka,sebagaimana
diakui pula, bahwa keragu-raguan itu akan lenyap dengan penyelidikan dan
pemeriksaan dengan sebenar-benarnya tentang al-Qur’an[9].
2.
Harry Gaylord
Dorman menyatakan: al-Qur’an itu adalah benar-benar wahyu Tuhan yang di perantarakan
oleh malaikat Jibril kepada Nabi Muhammmad SAW, yang sempurna dalam setiap
hurufnya. Al-Qur’an merupakan mukjizat yang tepat actual hingga sekarang,
sebagai bukti kebenaran nya dan kebenaran Rasulullah. Mutu keajaiban nya
terletak antara lain pada gayanya begitu sempurna dan agung, sehingga tak
mungkin ada seorang manusia atau jin yang mampu mengarang surat walaupun surat
yang terpendek,sehingga meyakinkan bahwa
tidak mungkin Muhammad yang buta
huruf itu dapat menciptakan nya sendiri[10].
Berikut ini adalah Kandungan pokok al-Qur’an
dari berbagai sumber:
1.
Kandungan Kitab
Terdahulu dalam Al-Qur’an
Sebagai kitab suci
yang terakhir di turunkan oleh Allah
SWT, al-Qur’an menghimpun semua pesan pokok yang temaktub dalam kitab-kitab
sebelumnya, ini berarti bahwa petunjuk Allah SWT yang sesungguhnya adalah al-Qur’an.
Tidak
seperti al-Qur’an yang diturunkan secara bertahap, kitab-kitab maupun lembaran
wahyu sebelum al-Qur’an di turunkan sekaligus, kandungan wahyu yang di terima
oleh para nabi sebelum Nabi Muhammad SAW tidak berbeda dengan wahyu al-Qur’an,
semua wahyu tersebut di ungkapkan oleh al-Qur’an dalam beberapa ayat.
Karenanya, meski wahyu para nabi terdahulu diselewengkan dan di ubah oleh
umat-umat terdahulu, al-Qur’an tetap menampilkan kandungan asli sekaligus
menguak aksi penyelewengan tersebut.
Al-Qur’an
tidak memisahkan teks dari konteksnya atau pesan dari tempat lahirnya pesan.
Kisah nabi terdahulu yang sering di ceritakan dalam al-Qur’an adalah kisah nabi
Musa AS yang menerima kitab Taurat dan Nabi Isa AS yang menerima kitab injil.
Kandungan kedua kitab ini sering menghiasi ayat-ayat al-Qur’an. Kedua kitab
suci. Dalam Surat Ali ‘Imran [03] ayat 3-4, al-Qur’an menyatakan diri sebagai
penyalin atas semua isi kitab Taurat dan Injil, bukan penjelas maupun pengutip,
Salinan tersebut persis sebagaimana kandungan aslinya. Tidak ada pertentangan
satu sama lain mengingat al-Qur’an dan kitab-kitab terdahulu adalah sama-sama
wahyu Allah[11].
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَبَ بِا لْحَقِّ
مُصَدِّقًا لِّمَ بَينَ يَدَيْهِ وَأنْزَلَ التَّوْرَىةَ وَالإِنْجِيلََ مِنْ
قَبْلُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَاَنْزَلَ الْفُرْقَانَ.أِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا
بِاَيَتِ اللهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدُ وَّاللهُ عَزِيزُ ذُو انْتِقَامٍ
Dia
menurunkan al-Kitab (al-Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya seraya sebagai
pembenar kitab yang telah diturunkan sebelumnya. Dan Dia menurunkan Taurat dan
injil sebelum (al-Qur’an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan
al-Furqan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat allah akan
memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai
balsan-balasan siksa (QS. Ali ‘Imran [03]: 3-4)
2.
Kandungan
Al-Qur’an Berdasar Periode Turunya wahyu
Dalam periode turunya wahyu kandungan
al-Qur’an dapat di bagi menjadi ayat-ayat mekkah dan Madinah, dalam dua
pembagian ini, kandungan al-Quran di bagi lagi sebagai berikut:
A.
Perintah membaca dengan nama Tuhan
disertai pemikiran. Setelah itu perintah untuk segera bertindak. Pesan-pesan
al-Qur’an jenis ini sejak Nabi SAW pertama kali menerima wahyu sampai 4-5 tahun
kemudian. Dengan demikian, perintah ini merupakan rangkaian perintah berfikir
sebelum bertindak. Kemudian wahyu berikutnya adalah seruan kepada orang lain,
terutama para sahabat yang bersedia menjadi pengikutnya, Nabi SAW di perintah untuk memberikan pendidikan
tentang tauhid dan budi pekerti.Tauhid menghubungkan manusia dengan Allah SWT,
sementara budi pekerti mempertautkan manusia dengan makhluk Allah Swt.[12].
B.
Respon orang-orang terhadap ajaran islam
yang telah disampaikan Nabi SAW hal ini berlangsung sekitar 8-9 tahun menjelang
Nabi SAW hijrah. Masyarakat saat itu
memberikan reaksi yang beragam. Sebagian mereka menerima ajaran Nabi dan
sebagian besar menolaknya, Salah satu tokoh kafir, Abu sufyan mengatakan,
“kalau sekiranya Bani Hasyim memperoleh kehormatan kenabian, lalu masih adakah
kehormatan yang tinggal untuk kami:. Semua reaksi ini dijelaskan dalam
al-Qur’an. Di samping hal itu, al-Qur’an juga menampilkan berbagai kisah para
nabi yang sesungguhnya telah mengalami nasib yang sama dengan Nabi SAW, Tidak
sedikit sebutan yang tidak pantas yang di terima Nabi Saw. Antara lain sebutan
nabi sebagi penyair, pelaku sihir, dukun, orang gila, dan sebagainya. Al-Qur’an
tidak mendiamkan hal itu, karena akan berakibat membenarkan tuduhan tersebut.
Untuk itu al-Qur’an menanggapi dengan Bahasa yang sederhana dan masuk akal[13].
C.
Pelaksanaan ajaran islam. Ayat-ayat yang
menjelaskan hal ini di turunkan setelah
hijrah hingga menjelang wafat Nabi SAW. Dalam usahanya melaksanakan ajaran
islam, Nabi memperkokoh pertahanan nya agar tidak mudah di serang oleh kelompok
lain. Untuk itu, turunlah ayat-ayat tentang perintah perang. Perintah perang
juga menjadi ujian bagi para pengikut Nabi SAW. Ada pengikut Nabi SAW yang
setia dan ada pula yang setengah hati.maka turunlah ayat-ayat baru yang dulunya
belum dikenal, yaitu orang yang mendua (Munafik)[14].
3.
Kandungan
Al-Qur’an Berdasar Tertib Susunan Surat.
Pada dasar nya manusia senang sesuatu yang
menarik, mudah, jelas, dan singkat. sifat-sifat pesan yang demikian ini
terkandung dalam surat al-Fatihah. Kemudian dalam mushaf al-Qur’an menampilkan
surat yang mempunyai kategori Panjang. Jika surat al-Baqarah merupakan surat terpanjang
dan memuat kandungan pesan paling lengkap, maka al-Fatihah adalah ringkasan
pendeknya. Dan begitu pula ada surat-surat kategori sedang dan sebagai penutup
merupakan surat kategori pendek, semua ini memiliki kandungan masing-masing dan
berbeda.[15].
Kandungan ringkas masing-masing surat
dalam al-Qur’an dapat dilihat dalam tabel sebgai berikut:
No
|
Nama Surat
|
Kandungan
Surat
|
1.
|
Al-Fatihah
|
Esensi
al-Qur’an
|
2.
|
Al-Baqarah
|
Hukum-hukum
ibadah, muamalah
|
3.
|
Ali ‘Imran
|
Kisah
Isa A.S dan dasar-dasar hukum antar agama
|
4.
|
Al-Nisa’
|
Hukum
keluarga, waris, peran wanita
|
5.
|
Al-Maidah
|
Penyempurnaan
dan kelengkapan syariat
|
6.
|
Al-An’am
|
Penetapan
hukum halal hanya dari allah
|
7.
|
Al-A’raf
|
Dasar
aqidah, ashabul a’raf, kisah rasul dan sunnatullah
|
8.
|
Al-Anfal
|
Azaz-azaz
hukum masyarakat islam
|
9.
|
At-Taubah
|
Sejarah
perjuangan rasullullah, memuliakan masjid
|
10.
|
Yunus
|
Risalah para rasul, dasar tauhid, dan
posisi al-Qur’an
|
11.
|
Hud
|
Ketauhidan dan mukjizat al-Qur’an
|
12.
|
Yusuf
|
Perjalanan
rasulullah yang sukses terhadap pemerintahan yang bijaksanana, dan adil
|
13.
|
Al-Ra’du
|
Kekuasaan allah dan kedudukan rasul
|
14.
|
Ibrahim
|
Hikmah turunya al-Qur’an, ajaran nabi
Ibrahim
|
15.
|
Al-Hijr
|
Fenomena alam
|
16.
|
Al-Nahl
|
Nikmat-nikmat allah, kepastian datangnya
kiamat dan pesan rasul
|
17.
|
Al-Isra
|
Riwayat isra’ mi’raj
|
18.
|
Al-Kahfi
|
Kisah azhabul kahfi
|
19.
|
Maryam
|
Kisah
nabi Zakaria, yahya, bunda Maryam, lahirnya Isa
|
20.
|
Thaha
|
Perjuangan
nabi musa dan nabi harun menghadapi fir’aun
|
21.
|
Al-Anbiya
|
Kisah
14 orang nabi dan rasul, bantahan alqur’an kepada orang musyrik
|
22.
|
Al-Hajj
|
Manasik
haji, masjidil haram, penyembelian kurban
|
23.
|
Al-Mukminun
|
Tanda-tanda
mukmin sejati dan proses penciptaan manusia
|
24.
|
An-Nur
|
Aturan
pergaulan rumah tangga islami
|
25.
|
Al-Furqan
|
Obor
penuntun umat Muhammad dan Nabi SAW sebagai rasul penutup
|
26.
|
Asy-Syuara
|
Al-Qur’an
kompilasi kitab-kitab terdahulu
|
27.
|
An-Naml
|
Tamsilnya
kerajaan nabi sulaiman dengan putri bilqis
|
28.
|
Al-Qashas
|
Biografi
nabi musa, harun, harta kekayaan Qarun
|
29.
|
Al-Ankabut
|
Padanan
para penyembah berhala dengan sarang laba
|
30.
|
Ar-Rum
|
Aspek-aspek
kekuasaan allah dan kewajiban berjihad
|
31.
|
Lukman
|
Pola
Pendidikan dan nasehat orang tua kepada anaknya
|
32.
|
As-Sajdah
|
Bersyukur
dan berdzikir kepada Allah SWT
|
33.
|
Al-Ahzab
|
Status
hukum anak angkat, pergaulan keluarga dan kemenangan kaum muslim
|
34.
|
Saba’
|
Kish
nabi sulaiman, negeri saba’ dan banjir bendungan
|
35.
|
Al-Fathir
|
Berbagi
nikmat untuk manusia yang harus di pertanggungjawabkan
|
36.
|
Yasin
|
Al-Qur’an
penuh hikmah
|
37.
|
Ash-Shafat
|
Ketaatan
malaikat dan allah maha kuasa
|
38.
|
Shad
|
Al-Qur’an
adalah peringatan dan rahmat bagi alam semesta
|
39.
|
Az-Zumar
|
Bukti
kemahaperkasaan allah
|
40.
|
Al-Ghafirun
|
Nikmat-nikmat
yang di lupakan oleh manusia dan allah maha pengampun
|
41.
|
Fushilat
|
Perincian
tentang hokum, keimanan, janji, ancaman
|
42.
|
As-Syura
|
Keimanan
kepada wahyu dan dasar-dasar musyawarah
|
43.
|
Az-Zuhruf
|
Perhiasan
dan harta benda
|
44.
|
Ad-Dukhan
|
Penjelasan
lailatul qadar dan keagungan isi al-Qur’an
|
45.
|
Al-Jatsiyah
|
Bertekuk
lutut di hadapan allah menerima keputusan
|
46.
|
Al-Ahqaf
|
Kaum
hud yang di hancurkan di bukit ahqaf
|
47.
|
Muhammmad
|
Posisi
orang-orang mukmin dan kafir didunia dan akhirat
|
48.
|
Al-Fath
|
Kedamaian
dan kemenangan kunci kesuksesan mukmin
|
49.
|
Al-Hujurat
|
Hukum
dasar pergaulan dan mu’amalahdalam islam
|
50.
|
Qaf’
|
Penciptaan
alam semesta dan nikmat-nikmat di dalamnya
|
51.
|
Adz-Zariyat
|
Kepastian
adanya pembalasan
|
52.
|
Ath-Thur
|
Peringatan
Khaliq kepada makhluk-nya
|
53.
|
An-Najm
|
Fungsi
bintang sebagai kompas pedoman manusia
|
54.
|
Al-Qamar
|
Pemberitaan
tentang kiamat dan umat terdahulu yang sesat
|
55.
|
Ar-Rahman
|
Berbagai
karunia dan nikmat Allah SWT yang luar biasa
|
56.
|
Al-Waqi’ah
|
Kepastian
terjadinya kiamat, manusia terbgi atas tiga kelompok
|
57.
|
Al-Hadid
|
Pernyataan
kekuasaan allah dan manfaat besi
|
58.
|
Al-Mujadilah
|
Adap
sopan santun dan hukum dzihar
|
59.
|
Al-Hashr
|
Pengusiran
bani nadzir dan hokum rampasan perang
|
60.
|
Al-Mumtahanah
|
Waspada
terhadap spion musuh
|
61.
|
Ash-Shaf
|
Satu
kata dalam perkataan dan perbuatan
|
62.
|
Al-Jumu’ah
|
Kewajiban
sholat jum’ah
|
63.
|
Al-Munafiqin
|
Perilaku
munafik dan anjuran beramal shalih
|
64.
|
At-Taghabun
|
Kecurangan
yang tersingkap atau kicuhan yang nyata
|
65.
|
Ath-Thalaq
|
Hukum
thalak, rujuk, iddah, nafkah
|
66.
|
At-Tahrim
|
Tuntunan
pembinaan keluarga dan rumah tangga
|
67.
|
Al-Mulk
|
Kekuasaan
allah dalam berbagai aspek kehidupan
|
68.
|
Al-Qalam
|
Pena
dan tulisan sebagai kunci ilmu pengetahuan
|
69.
|
Al-Haqqah
|
Peristiwa
kiamat dan tanda-tandanya
|
70.
|
Al-Ma’arij
|
Ancaman
kepada kaum kafir dan tabiat manusia
|
71.
|
Nuh
|
Dakwah
nabi nuh kepada kaumnya
|
72.
|
Al-Jin
|
Kejayaan
untuk jin manusia yang taat
|
73.
|
Al-Muzammil
|
Tugas
risalah rasulullah Saw yang pertama
|
74.
|
Al-Mudtsir
|
Perintah
ibadah dan dakwah
|
75.
|
Al-Qiyamah
|
Tanda-tanda
hari kiamar dan kejadian nya
|
76.
|
Al-Insan
|
Beban
tugas hidup manusia
|
77.
|
Al-Mursalat
|
Demi
malaikat yang diutus membawa kebaikan rahmat
|
78.
|
An-Naba’
|
Informasi
hari kiamat
|
79.
|
An-Nazi’at
|
Peran
malaikat dan relevansinya dengan kiamat
|
80.
|
‘Abasa
|
Rahasia
di balik teguran
|
81.
|
At-Takwir
|
Menyingkap
tabir penyesalan
|
82.
|
Al-Infithar
|
Janji-janji
allah SWT
|
83.
|
Al-Muthafifin
|
Menegakkan
etika bisnis yang sehat
|
84.
|
Al-Insyiqaq
|
Tipe-tipe
manusia di hari kiamat
|
85.
|
Al-Buruj
|
Kehancuran
dan penentang rasul
|
86.
|
At-Thariq
|
Proses
penciptaan manusia
|
87.
|
Al-‘Ala
|
Jiwa
yang suci pangkal sukses
|
88.
|
Al-Ghasiyah
|
Motivasi
penelitian alam raya
|
89.
|
Al-Fajr
|
Kaya
dan miskin sebagai cobaan allah
|
90.
|
Al-Balad
|
Perjuangan
hidup
|
91.
|
Asy-Syams
|
Dua
karakter dasar manusia
|
92.
|
Al-Lail
|
Profesionalisme
kerja
|
93.
|
Adh-Dhuha
|
Kepdulian
social
|
94.
|
Al-Insyirah
|
Etos
kerja dan tawakal
|
95.
|
At-Tin
|
Kriteria
Manusia unggul
|
96.
|
Al-‘Alaq
|
Membaca
kunci ilmu pengetauan
|
97.
|
Al-Qadr
|
Misteri
angka seribu
|
98.
|
Al-Bayyinah
|
Tipologi
manusia
|
99.
|
Al-Zalzalah
|
Kedahsyatan
menjelang kiamat
|
100.
|
Al-‘Adiyat
|
Manusia:
antra ketaatan dan kekufuran
|
101.
|
Al-Qariah
|
Aman
dan Kemakmuran
|
102.
|
At-Takatsur
|
Kehidupan
yang glamor
|
103.
|
Al-‘Ashr
|
Berpacu
dalam waktu
|
104.
|
Al-Humazah
|
Terlena
dalam kemewahan
|
105.
|
Al-Fil
|
Pasukan
bergajah
|
106.
|
Al-Quraisy
|
Aman
dan kemakmuran
|
107.
|
Al-Ma’un
|
Memahami
esensi shalat
|
108.
|
Al-Kausar
|
Kurban
sebagai manivestasi shalat
|
109.
|
Al-Kafirun
|
Asas
toleransi dalam islam
|
110.
|
An-Nashr
|
Menanti
bantuan dari langit
|
111.
|
Al-Lahab
|
Akibat
menentang kebenaran
|
112.
|
Al-Ikhlas
|
Monotheisme
murni
|
113.
|
Al-Falaq
|
Permohonan
perlindung
|
114.
|
An-nas
|
Pangkal
kejahatan
|
4.
Pokok-Pokok
Kandungan Al-Qur’an dalam Surat Al-Fatihah
Berbicara tentang isi pokok ajaran al-Qur’an biasanya di kaitkan dengan
kedudukan surat al-Fatihah. Ia disebut juga sebagai umm al-Kitab, karena
isi kandungan nya surat al-Fatihah mengakomodasi keseluruhan isi kandungan
al-Qur’an, yaitu:
1)
ajaran tauhid yang
tercantum dalam ayat kedua dan keenam dari surat al-Fatihah. Ayat kedua
menyatakan bahwa hanya Allah yang berhak menerima segala pujian dan syukur,
karena pada hakikatnya segala nikmat yang didapat oleh manusia bersumber dari
Allah. Ayat keenam menyatakan bahwa hanya Tuhan (Allah) yang di sembah dan di
mintai pertolongan.
2)
janji dan
ancaman, termaktub dalam ayat ke empat
yang menyatakan bahwa Allah adalah yang berkuasa pada hari pembalaan (Qiyamat)
yang memberi memberikan pahala kepada orang yang beramal baik, maupun memberi
hukuman bagi yang melnggarnya.
3)
ibadah, terdapat
dalam pada ayat ke lima.
4)
Jalan menuju
kebahagiaan hidup, termktub dalam ayat keenam, ayat tersebut mengingatkan kepda
manusia agar menempuh jalan yang lurus yang di ridhai oleh Allah untuk mencapai
kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
5)
berita-berita atau
cerita-cerita umat terdahulu. Ayat tersebut menjelaskan adanya dua kelompok
manusia, yaitu: pertama, orang-orang yang mendapat nikmat dan rahmat Allah karena mereka taat beragam
dan taat terhadap ajaran agamanya, kedua orang-orang yang mendapat murka dari
allah karena mereka menyeleweng dan menentang dari ajaran Allah[16].
Pokok
kandungan al-fatihah ayat 1-4 mengenai hak untuk allah, segala pujian hanya
untuk Allah yang memiliki kekuasaan yang bersifat kemahaagungan. Ayat 5
mengenai hak Allah untuk diibadaidan hak manusia untuk di tolong. Ayat 6
mengenai hak manusia untuk di tunjukkan jalanyang lurus dan di hindarkankan
dari jalan yang sesat.[17]
Ternyata, Surat
al-Fatihah telah menjelas kan pesan
utama ajaran islam tersebut secara tepat. Ayat 1-4 berbicara tentang tauhid
yaitu sama dengan 4/7 atau 57,1%. Ayat 5 tentang ibadah ( sama dengan 1/7 atau
14,3%). Ayat 6-7 berbicara tentang akhlak (sama dengan 2/7 atau 28,6%)[18].
Quraish Shihab mengklasifikasikan
ajaran al-Qur’an ke dalam tiga aspek, yakni; 1) aspek akidah, yaitu ajaran
tentang keimanan akan keEsaan Tuhan dan kepercayaan akan kepastian adanya hari
pembalasan. 2) aspek Syari’ah, yaitu ajaran tentang hubungan manusia dengan
Tuhan, dengan sesame, serta lingkungan nya. 3) Apek akhlak, yaitu ajaran tentang
norma-norma keagamaan dan Susila yang harus diikuti oleh manusia dalam
kehidupan nya secara individual dan kolektif.
Pencapaian ketiga
tujuan pokok ini di usahakan oleh al-Qur’an melalui empat cara,
yaitu:
a.
Perintah
memperhatikan alam raya,
b.
Mengamati
pertumbuhan dan perkembangan manusia
c.
Kisah-kisah
d.
Janji serta
duniawi dan ukhrawi[19]
KESIMPULAN
Al-Qur’an di
turunkan oleh Allah SWT kepada nabi Muhammmad SAW adalah untuk pegangan hidup
bagi umat manusia, dalam al-Quran banyak sekali refrensi yang bisa di buat
pegangan hidup bagi setiap manusia.
Sebagai kitab suci yang
terakhir al-Qur’an memiliki banyak keistimewaan, kita bisa mencari kandungan di
dalamnya, banyak sekali para ulama’ mencari sumber-sumber yang di buat untuk
penelitian-penelitian nya.
Dari para pendapat
ulama’ lah kita mengetaui bahwa kandungan pokok al-Qur’an adalah kitab suci
yang sempurna dan tidak ada pertentangan dalam hal apapun.
Al-Qur’an tidak hanya
mengajarkan tentang ilmu tauhid, tetapi ilmu akidah, ibadah, syari’ah, akhlak,
sejarah, muamalah di ajarkan pada kitab suci al-Qur’an.
DAFTAR PUSTAKA
Aziz,
M. Ali. Mengenal Tuntas Al-Qur’an. Surabaya: Imtiyaz, 2018.
Tim
Reviewer MKD UINSA. Studi Al-Qur’an. Surabaya: UIN SUNAN AMPEL prees,
2017.
Al
Kharamain, Mujamma’ Khadim. Al-Qur’an Dan Terjemahannya. Madinah
Munawwaroh, 1993.
Shiddiqy,
Ash. Sejarah Dan Pengantar Ilmu Al-Qur’an. Jakarta: Bulan bintang, 1954.
Sa’id,
Labibus. Al Jami’us Shoutil Awwalil Qur’an Al Karim. Kairo: Darul
Kutubil Arabiyyah.
Al Maududi, Abul
A’la. Metode Dasar Memahami Al-Qur’an. Bangil: Al muslimun,1992.
Kholil,
Moenawar. Al-Qur’an Dari Masa Ke Masa. Solo: Ramadhani, 1985.
Anshari, Endang Syaifudin. Kuliah Islam.
Jakarta: Rajawali Offset, 1992.
Hadhiri, Choiruddin. Klasifikasi
Kandungan Al-Qur`an. Jakarta: Gema Insani, 2015.
Masjfuk, Zuhdi, Pengantar
Ulumul Qur`an. Surabaya: Karya Abditama, 1997.
Aceh, Abu Bakar, Sejarah
Al-Qur`an. Solo: Ramadhani, 1986
[1]Mujamma’ Khadim Al
Kharamain Asy Syarifain al Malik Fahd li thiba’at al Mushaf asy Syarif,
Al-Qur,an Dan Terjemahnya, (Madinah Munawwaroh), h. 174
[4] Labibus
Sa’id. Al Jami’us Shoutil Awwalil Qur’anil Karim. (Kairo:Darul Kutubil
Arabiyyah), h. 20
[19] Abd. A’la, Study Al-Qur’an. Cet 7 (Surabaya: Uinsa Press,
2017), h. 9
Mantap
BalasHapusUstadz Nanang itu siapa mas?
BalasHapusMengapa surat al ikhlas, di dalam ayatnya tidak ada kata/kalimat إخلاص?
BalasHapusTidak semua nama surat ada di dalam ayatnya. Tapi antara nama surat dan makna ayatnya saling berkatian
HapusDi luar isi, mungkin penggunaan ejaan maupun kaidah kebahasaan yang terlihat jelas banyak yang kurang tepat. Sukses Bro!
BalasHapusMakasih atas koreksinya
HapusWah, sangat bermanfaat. Semoga ilmunya barokah ya
BalasHapusSangat membantu,semoga kedepannya lebih baik
BalasHapusSangat bermanfaat Alhamdulillah :)
BalasHapusGood
BalasHapusSangat bermanfaat 👍
BalasHapusterimakasih atas ilmunya
BalasHapusAlhamdulillah sangat bermanfaat dan membantu
BalasHapusDalam suatu sumber yang pernah saya baca, ada yang mengatakan bahwa surat Al Fatihah merupakan surat yang paling Agung. Apakah pernyataan tersebut benar? Jika benar alasannya apa?
BalasHapusSukses selalu dan terimakasih.
Benar surat alfatihah memang surat yang agung. Dalam kandungan surat alfatihah mencangkup 3 pesan pokok yaitu aqidah,syariah dan akhlak.
HapusSangat tepat alfatihah menjadi surat pembuka dalam al quran.
Subhanallah
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusWau keren
BalasHapusMantab bro
BalasHapusSemoga bermanfaat
BalasHapusGood work
BalasHapusTerimakasih ilmunyaaa...
BalasHapusMakasih tambahan ilmunya👍
BalasHapus👍👍👍👍
BalasHapusArtikel yg sangat bermutu..GOD BLESS YOU..😊
BalasHapusMantull kakakk
BalasHapusArtikelnya sangat bermanfaat dan menambah wawasan tentang Al Quran. Semoga dengan ini kita bisa lebih mencintai Al Quran. Syukron.
BalasHapusMakasih ilmunya 😊😊
BalasHapusMakasih ilmunya
BalasHapusMantupp 😊
BalasHapusMantupp 😊
BalasHapusBagus dan bermanfaat
BalasHapusMantul👍👍👍
BalasHapusTerimakasih ilmunya😊
Kerenn kerennnn
BalasHapusmantapp
BalasHapusInsya Allah sah
BalasHapusMasyallah
BalasHapusInsyaAllah bermanfaat..
BalasHapusInsyaAllah bermanfaat..
BalasHapusMantull gan
BalasHapusMntap
BalasHapusنافع جدلدا جدا
BalasHapusBermanfaat :)
BalasHapusMantul rek
BalasHapusMasya Allah, terima kasih infonya min
BalasHapusMaa syaa Allah, ini sangat bermanfaat bagi saya dan orang lain. Tulisanmu ini membuat saya ingin lebih mempelajari isi dari surat-surat tersebut. Ilmu yang kamu berikan ini in syaa allah akan memberikan berkah padamu. Aamiin
BalasHapusMantull kali nih makalah.
BalasHapusSubhaanallaah
BalasHapusTerimakasih min
BalasHapusSangat membantu
Terimakasih ilmu nya
BalasHapusSubhanallah, semoga masuk surga
BalasHapus👍
BalasHapusTerimakasih, sangat bermanfaat.
BalasHapusAjiibbb
BalasHapusSemangat sumpah pemuda
BalasHapusMas Udinnnnn
BalasHapusMantap gan sangat bermanfaat
BalasHapusTrimakasih mas manfaat bnget
BalasHapusAlhamdulillah..sangat membantu sekali.Sukses Selalu👍
BalasHapusalhamdulillah bermanfaat
BalasHapusTerimah kadih karna adanya makalah ini saya dapat menambah wawasan
BalasHapusAlhamdulillah tambah ilmu lagi :)
BalasHapusSangat membantu
BalasHapusmengisnpirasi sekali
BalasHapusgudddd
BalasHapus👌👍👍👌👌👌👍👍👍👌👌👍👍👍
BalasHapussemoga bermanfaat...
BalasHapussemoga bermanfaat...
BalasHapusManfaat sekali:)
BalasHapusTeeimTerima atas ilmunya
BalasHapusIlmunya sangat beanfaat, tetima kasih
BalasHapusThank's infonya
BalasHapuszeeppppp
BalasHapusHiiih apike
BalasHapusAshiaaap
BalasHapusOqqqq
BalasHapusMaacih
BalasHapusYuhuu
BalasHapusGud
BalasHapusYaudin yak
BalasHapusMantbbbb bro
BalasHapusSemangat
BalasHapusMntab dah
BalasHapusTak ada duanya
BalasHapus👍👍👍👍
BalasHapusMWANTUL INI BANG
BalasHapusSyukron..
BalasHapusWahhh.. abang gancok annn
BalasHapusEhehehe.. afwan
BalasHapusSubhanallah ilmu baru
BalasHapusMasyaallah
BalasHapusAlhamdulillah ilmu baru
BalasHapusBarakallah
BalasHapusSemangat abang Udinnn
BalasHapus😇😇😇😇
BalasHapusMantulll ka
BalasHapussip
BalasHapusmantab
BalasHapusterus berkarya
BalasHapusilmu bermanfaat
BalasHapusbisa jadi refrensi nih
BalasHapus